Supriyanto yang merupakan CEO Jagad media, menjadi narasumber tentang Branding dan Digital Marketing di bogor, peserta dihadiri dari berbagai desa dan BUMDES dari sukabumi dan bogor, dalam penyampeanya, supriyanto memaparkan bahwa Digital marketing yang baik harus memiliki kekuatan sebuah ide. Untuk menciptakannya, pelaku pemasaran digital perlu berpikir kreatif.

Pemasaran digital mencakup semua upaya pemasaran yang menggunakan perangkat elektronik atau internet. Bisnis memanfaatkan saluran digital seperti mesin pencari, media sosial, email, dan website mereka untuk terhubung dengan pelanggan saat ini dan calon pelanggan.

dalam paparannya, supriyanto menjelaskan akan penggunaan internet yang konstan di kalangan orang dewasa meningkat sebesar 5% hanya dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, cara orang berbelanja dan membeli benar-benar telah berubah bersamanya yang berarti pemasaran offline tidak seefektif dulu.

selanjutnya dijelaskan bahwa Pembuatan logo untuk brand sebaiknya menyimpan makna tersembunyi, sehingga pemilik bisnis dalam hal ini Bumdes, selalu diingatkan akan tujuan nya dengan melihat logo.

Di jelaskan pula tentang social analytic. sehingga seorang digital marketer bisa mengetahui betul seperti apa yang menjadi target market, dimana mereka memasarkan, alat apa yang digunakan, berbagai tools untuk memasakan product di bagi, mulai dari link-link market place B2B yang ada di indonesia dan luar negeri, market place B2C, dan dropshiper yang sedang menjadi favorite para pelaku bisnis online. Berbagai strategi dipaparkan dengan jelas, sehingga mampu menarik perhatian para peserta, supriyanto berharap pertemuannya kali ini tidak sebatas di sini saja, tetapi bisa berkelanjutan dan saling bersinergi dengan jagadmedia.

Sesion diskusi pun menjadi hangat dan cair, para peserta tidak merasa digurui, dan supriyanto pun tidak merasa menggurui mereka, mungkin karena pada saat memperkenalkan diri, supriyanto menjelaskan bahwa jika diantara peserta memiliki anak, kaka, adik atau saudara yang seusianya, anggap saja saya (supriyanto .red) sebagai mereka yang sedang menceritakan, pengalaman-pengalamannya setelah bermain diluar rumah.

Puncaknya para peserta diberi kasus untuk memikirkan bagaimana caranya menampilkan suatu produk dan cara memasarkannya melalui digital marketing, waktu yang diberikan sangat singkat sekitar 15 menit saja, anehnya masing-masing peserta mampu menjelaskan kreatifitasnya tentang ide yang akan digagas untuk memecahkan kasus tersebut, mereka dengan mudah berkreasi karena selama pemaparan tentang branding dan digital marketing, pemikiran dan sudut pandang peserta di pancing sedikit demi sedikit, sehingga yang tadinya tidak terbayang oleh peserta menjadi jelas tergambar.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *