Jagadmedia.com, BANJAR – Upaya mencegah stunting terus diperkuat Pemerintah Desa Benteng, Kecamatan Pengaron, Kabupaten Banjar. Salah satunya melalui kegiatan Kelas Baduta Canting (Cegah Stunting) yang digelar di Aula Desa Benteng, Kamis (30/7/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 Wita tersebut diikuti sebanyak 25 peserta. Kelas Baduta Canting menjadi salah satu langkah edukatif untuk meningkatkan perhatian orang tua terhadap tumbuh kembang anak, khususnya pada masa usia bawah dua tahun (baduta).
Pambakal Desa Benteng, Suriansyah, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah desa dalam mendukung upaya pencegahan stunting melalui edukasi dan peningkatan pemahaman masyarakat.
Menurutnya, pencegahan stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan orang tua dan masyarakat. Karena itu, pengetahuan mengenai pola pengasuhan, pemenuhan kebutuhan gizi, serta pemantauan pertumbuhan anak perlu terus ditingkatkan.
“Kami berharap melalui Kelas Baduta Canting ini, para orang tua semakin memahami pentingnya menjaga tumbuh kembang anak sejak usia dini. Pencegahan stunting harus dilakukan bersama-sama dan dimulai dari keluarga,” ujar Suriansyah.
Ia menambahkan, pemerintah desa akan terus mendukung berbagai kegiatan yang berkaitan dengan kesehatan ibu dan anak. Menurutnya, perhatian sejak masa awal kehidupan anak merupakan investasi penting bagi kualitas sumber daya manusia di masa mendatang.
“Anak-anak adalah generasi penerus. Dengan perhatian dan pendampingan yang baik sejak dini, kita berharap mereka dapat tumbuh sehat, aktif dan memiliki masa depan yang lebih baik,” katanya.
Kegiatan Kelas Baduta Canting di Desa Benteng diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan edukasi, tetapi juga mendorong para orang tua untuk lebih aktif memantau pertumbuhan dan perkembangan buah hati secara berkala.
Dengan kolaborasi antara pemerintah desa, kader kesehatan, keluarga dan masyarakat, upaya pencegahan stunting di Desa Benteng diharapkan dapat dilakukan secara berkelanjutan dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.









