Jagadmedia.com, BANJAR – Bonus sebesar Rp45 juta diberikan kepada pelatih atletik Asih Ridan sebagai bentuk apresiasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar atas prestasi olahraga yang diraih. Penghargaan tersebut menjadi salah satu bonus terbesar di antara penerima yang diserahkan secara simbolis pada Senin (19/10/2026).
Penyerahan bonus dilakukan Wakil Bupati Banjar Habib Idrus Al Habsyi, didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banjar H Yudi Andrea, di halaman Kantor Bupati Banjar, Martapura.
Asih Ridan menerima bonus tersebut setelah mengantarkan atlet meraih medali emas pada lebih dari lima nomor pertandingan cabang olahraga atletik. Selain dirinya, sejumlah atlet dan pelatih dari berbagai cabang olahraga juga memperoleh penghargaan atas prestasi yang ditorehkan dalam sejumlah kompetisi.
Bonus diberikan kepada insan olahraga yang berprestasi pada Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) 2025, Pekan Paralimpik Provinsi (PEPARPROV) 2025, Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS) 2025, Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) 2026, dan PESODA 2026.
Selain Asih Ridan, atlet atletik perorangan peraih medali emas, Ratna Wati, menerima bonus Rp30 juta. Sementara itu, Gusti Muhammad Seman, peraih medali perak perorangan cabang olahraga sepak bola CP, memperoleh Rp20 juta.
Adapun Radika Putra Prima, atlet peraih medali perak beregu cabang olahraga bola voli, menerima Rp3 juta. Bonus juga diberikan kepada Wijayanti Martina Shella, peraih medali emas perorangan cabang olahraga YPOK, sebesar Rp7,5 juta, serta Risma Ratnapuri, pelatih peraih medali emas perorangan cabang olahraga bocce, sebesar Rp4 juta.
Sekda Banjar H Yudi Andrea mengatakan, pemberian bonus merupakan bentuk penghargaan atas kerja keras atlet dan pelatih yang telah berjuang membawa nama Kabupaten Banjar dalam berbagai kejuaraan.
Menurutnya, prestasi olahraga tidak diraih secara instan, melainkan melalui proses panjang yang membutuhkan latihan rutin, kedisiplinan, pengorbanan, dan dukungan dari berbagai pihak.
“Pemberian bonus ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah daerah kepada atlet dan pelatih yang telah berjuang meraih prestasi dan mengharumkan nama Kabupaten Banjar. Kami berharap penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan dan meraih prestasi yang lebih tinggi,” ujarnya.
Yudi menambahkan, keberhasilan atlet meraih medali harus menjadi dorongan untuk memperkuat pembinaan olahraga di daerah. Dengan demikian, Kabupaten Banjar dapat terus melahirkan atlet potensial yang mampu bersaing dalam berbagai kompetisi.
Ia juga berharap dukungan terhadap atlet tidak berhenti pada pemberian bonus, tetapi berlanjut melalui pembinaan yang konsisten, peningkatan kualitas latihan, serta sinergi antara pemerintah daerah, pelatih, organisasi olahraga, dan masyarakat.
“Prestasi yang sudah diraih harus dipertahankan dan ditingkatkan. Kita ingin atlet Kabupaten Banjar terus berkembang, memiliki daya saing, dan mampu membawa nama daerah ke tingkat yang lebih tinggi,” tambahnya.
Penyerahan bonus tersebut berlangsung setelah Apel Hari Kesadaran Nasional yang dipimpin Yudi Andrea di halaman Kantor Bupati Banjar.
Dalam kesempatan itu, ia juga mengingatkan pentingnya akuntabilitas, integritas, dan disiplin aparatur sipil negara (ASN) dalam menjalankan tugas pemerintahan serta memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Pemkab Banjar berharap penghargaan bagi atlet dan pelatih dapat menjadi bagian dari upaya mendorong kemajuan olahraga daerah. Selain memberikan apresiasi atas prestasi yang telah dicapai, dukungan tersebut diharapkan mampu menumbuhkan semangat generasi muda untuk menekuni olahraga dan mengukir prestasi.
