Jagadmedia.com, BANJAR – Pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 di Kabupaten Banjar terus menunjukkan progres positif. Hingga pertengahan Juli, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Banjar mencatat sebanyak 118 ribu responden telah berhasil didata atau mencapai 45,51 persen dari target 260.505 responden. Capaian tersebut menjadi modal awal untuk menuntaskan seluruh pendataan hingga akhir Agustus mendatang.
Kepala BPS Kabupaten Banjar Roy Suryanto mengatakan, pendataan lapangan yang berlangsung sejak 15 Juni hingga 31 Agustus 2026 dilakukan secara door to door oleh petugas sensus. Ia optimistis target pendataan dapat tercapai sesuai jadwal dengan dukungan seluruh elemen masyarakat.
“Sensus Ekonomi 2026 merupakan kegiatan strategis nasional untuk memotret kondisi riil perekonomian Indonesia hingga ke tingkat daerah. Data yang diperoleh nantinya menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan, evaluasi program pemerintah, serta perencanaan ekonomi yang lebih tepat sasaran,” ujarnya.
Roy menjelaskan, pendataan mencakup seluruh aktivitas usaha, mulai dari usaha rumah tangga, pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), hingga perusahaan berskala besar. Karena itu, partisipasi masyarakat menjadi faktor penting agar hasil sensus benar-benar menggambarkan kondisi ekonomi Kabupaten Banjar.
Ia juga memastikan masyarakat tidak perlu ragu memberikan informasi kepada petugas sensus. Seluruh data responden dijamin kerahasiaannya sesuai Undang-Undang Statistik dan hanya digunakan untuk kepentingan statistik, bukan untuk perpajakan maupun penegakan hukum.
“Hasil sensus nantinya dipublikasikan dalam bentuk agregat sehingga identitas responden tetap terlindungi,” tegasnya.
Dukungan terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 juga ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Banjar. Bupati Banjar H Saidi Mansyur menjadi salah satu responden dalam pendataan yang dilaksanakan di Mahligai Sultan Adam, Martapura, Senin (13/7/2026).
Pada kesempatan tersebut, Saidi mengajak seluruh masyarakat agar menyambut baik kedatangan petugas BPS dan memberikan data yang benar, lengkap, serta jujur.
Menurutnya, data yang akurat merupakan fondasi penting dalam menghasilkan kebijakan pembangunan yang benar-benar berpihak kepada masyarakat.
“Data yang akurat akan menjadi landasan penting dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang berpihak kepada masyarakat. Karena itu, saya mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam Sensus Ekonomi 2026,” katanya.
Tak hanya itu, Saidi juga mengingatkan para petugas sensus agar menjalankan tugas secara profesional, humanis, dan komunikatif. Ia menilai petugas sensus merupakan representasi pemerintah di tengah masyarakat sehingga harus mampu membangun kepercayaan selama proses pendataan berlangsung.
Sebelumnya, Wakil Bupati Banjar Habib Idrus Al Habsyi juga telah menjalani pendataan di kediaman dinasnya. Ia mengapresiasi kesiapan BPS Kabupaten Banjar dalam melaksanakan Sensus Ekonomi 2026.
Menurut Habib Idrus, tersedianya data yang valid, akurat, dan mutakhir menjadi salah satu kunci utama dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang berkelanjutan. Ia pun mengajak masyarakat, termasuk para pelaku usaha, untuk memberikan informasi sesuai kondisi sebenarnya agar hasil sensus mampu menjadi gambaran nyata perekonomian Kabupaten Banjar.



