Damkarnews.com, BANJAR – Aktivitas pagi masyarakat, khususnya para pelajar yang berangkat ke sekolah, menjadi perhatian Polres Banjar. Untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan sekaligus meminimalkan potensi kecelakaan lalu lintas, Kapolres Banjar AKBP Boni Ariefianto turun langsung melakukan pengaturan arus kendaraan di Jalan A Yani Kilometer 37, kawasan Sungai Paring, tepatnya di depan SMPN 3 Martapura, Senin (19/10/2026).
Kehadiran orang nomor satu di jajaran Polres Banjar tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan keselamatan dan kelancaran aktivitas masyarakat di tengah meningkatnya mobilitas pada pagi hari.
Sejak pukul 07.00 Wita, Kapolres bersama Kasat Lantas dan sejumlah personel kepolisian terlihat mengatur pergerakan kendaraan. Fokus pengamanan diarahkan pada titik-titik yang berpotensi mengalami kepadatan, terutama di sekitar kawasan sekolah.
Melalui Kasi Humas Polres Banjar AKP Alfian Noor, Kapolres menyampaikan bahwa keterlibatan langsung personel di lapangan merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam memberikan pelayanan yang cepat dan responsif kepada masyarakat.
Menurutnya, kehadiran polisi tidak hanya untuk mengatur kendaraan, tetapi juga memberikan perlindungan kepada pengguna jalan, termasuk pelajar yang setiap pagi harus melintasi jalur utama tersebut.
“Keselamatan masyarakat menjadi perhatian utama kami. Karena itu, personel hadir langsung di lapangan untuk membantu mengurai kepadatan kendaraan serta memberikan rasa aman bagi masyarakat, khususnya anak-anak sekolah yang memulai aktivitas pada pagi hari,” ujarnya melalui AKP Alfian Noor.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga merupakan implementasi program unggulan Polres Banjar bertajuk Polisi Bersama Masyarakat, yang mengedepankan kehadiran anggota kepolisian di tengah aktivitas warga.
Sebagai langkah antisipasi yang lebih luas, Polres Banjar juga menempatkan personel di sejumlah titik strategis sepanjang Jalan A Yani, mulai dari kawasan perbatasan kota hingga Pesayangan, Martapura.
Penempatan anggota di jalur tersebut diharapkan mampu mengantisipasi penumpukan kendaraan sekaligus mempercepat penanganan apabila terjadi gangguan kelancaran lalu lintas.
Selama kegiatan berlangsung, situasi arus kendaraan terpantau tertib dan lancar. Kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) juga dilaporkan tetap aman serta terkendali.









