Raih Pelayanan Prima, RSUD Ratu Zalecha Tegaskan Komitmen Tingkatkan Layanan

  • Whatsapp

Jagadmedia.com, BANJAR – Kinerja pelayanan publik RSUD Ratu Zalecha Martapura mendapat pengakuan dari Pemerintah Kabupaten Banjar. Rumah sakit daerah tersebut meraih penghargaan kategori Pelayanan Prima dalam Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) Mandiri Tahun 2025 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banjar.

Penghargaan tersebut diserahkan Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar, H. Yudi Andrea, mewakili Bupati Banjar H. Saidi Mansyur, kepadaRatu Zalecha dalam apel gabungan di Halaman Kantor Bupati Banjar, Senin (5/10/2026).

Capaian ini menjadi salah satu catatan penting bagi RSUD Ratu Zalecha. Predikat Pelayanan Prima menunjukkan adanya pengakuan terhadap upaya rumah sakit dalam membangun penyelenggaraan pelayanan publik yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Penghargaan tersebut sekaligus menjadi motivasi bagi jajaran rumah sakit untuk mempertahankan standar pelayanan yang telah dicapai. Terlebih, rumah sakit merupakan salah satu fasilitas pelayanan publik yang berhadapan langsung dengan masyarakat dalam kondisi yang membutuhkan perhatian dan pelayanan cepat.

Direktur RSUD Ratu Zalecha, Arief Rachman, menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Banjar. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran rumah sakit dalam menjaga kualitas pelayanan.

“Predikat Pelayanan Prima ini merupakan penghargaan atas kerja bersama seluruh unsur di RSUD Ratu Zalecha. Kami tentu bersyukur dan menjadikannya sebagai motivasi untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Arief menegaskan, penghargaan tersebut tidak akan berhenti sebagai sebuah pencapaian administratif. Bagi pihaknya, predikat Pelayanan Prima harus menjadi standar yang terus dipertahankan dalam setiap proses pelayanan.

“Penghargaan ini justru menjadi tanggung jawab bagi kami untuk menjaga kepercayaan yang telah diberikan. Jangan sampai masyarakat hanya melihat penghargaan, tetapi ketika datang ke rumah sakit tidak mendapatkan pelayanan yang sesuai harapan,” katanya.

Ia menjelaskan, kualitas pelayanan di rumah sakit tidak hanya ditentukan oleh aspek medis. Kemudahan memperoleh informasi, kecepatan pelayanan, kenyamanan fasilitas, keramahan petugas hingga kemampuan merespons kebutuhan masyarakat juga menjadi bagian penting dalam membangun pengalaman pelayanan yang baik.

Karena itu, RSUD Ratu Zalecha akan terus memperkuat budaya pelayanan di seluruh lini. Setiap petugas diharapkan memahami bahwa kepuasan dan kenyamanan masyarakat merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kualitas pelayanan rumah sakit.

“Bagi kami, ukuran keberhasilan pelayanan bukan hanya penghargaan yang diterima, tetapi ketika masyarakat merasa dilayani dengan baik, mendapatkan informasi yang jelas dan memperoleh pelayanan sesuai kebutuhannya,” tutur Arief.

Ia menambahkan, penghargaan Pelayanan Prima juga menjadi dorongan bagi RSUD Ratu Zalecha untuk terus berbenah menghadapi tuntutan masyarakat yang semakin berkembang.

Ke depan, rumah sakit akan terus melakukan evaluasi dan penyempurnaan terhadap berbagai aspek pelayanan agar semakin mudah diakses, responsif dan memberikan rasa nyaman bagi masyarakat.

“Kami ingin predikat ini menjadi titik penguat untuk terus bergerak maju. Pelayanan yang sudah baik harus dipertahankan, sementara bagian yang masih perlu diperbaiki harus terus kami benahi,” pungkasnya.

Pos terkait