Jagadmedia.com, BANJAR – Pemerintah Kabupaten Banjar kembali melakukan penyegaran di jajaran pejabat eselon II dengan melantik empat Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP), Jumat (17/7/2026). Pergantian ini bukan sekadar mengisi kekosongan jabatan, tetapi juga menjadi langkah mempercepat berbagai program prioritas daerah, mulai dari digitalisasi birokrasi, peningkatan layanan kesehatan, hingga penguatan ketertiban umum.
Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dipimpin langsung Bupati Banjar H Saidi Mansyur di Mahligai Sultan Adam, Martapura.
Empat pejabat yang resmi mengemban amanah baru yakni Faisal sebagai Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (DKISP), Noripansyah sebagai Kepala Dinas Kesehatan, Akhmad Jarkawi sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Perekonomian, Keuangan dan Pembangunan, serta Yuana Karta Abidin sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
Dalam arahannya, Bupati Saidi memberikan penekanan khusus kepada masing-masing pejabat agar segera bergerak sesuai tantangan di bidangnya.
Untuk DKISP, Saidi meminta percepatan implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) sebagai bagian dari transformasi digital birokrasi di Kabupaten Banjar.
“Percepat digitalisasi birokrasi melalui SPBE agar pelayanan kepada masyarakat semakin efektif, cepat, dan terintegrasi,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan yang baru diminta fokus memperkuat pelayanan kesehatan dasar kepada masyarakat. Sedangkan Kepala Satpol PP diharapkan mampu meningkatkan penegakan peraturan daerah sekaligus menjaga ketertiban umum secara humanis.
Adapun Staf Ahli Bupati Bidang Perekonomian, Keuangan dan Pembangunan diberikan tugas untuk menghadirkan gagasan strategis yang mampu mendukung arah kebijakan pembangunan Kabupaten Banjar.
Saidi menegaskan, seluruh pejabat yang dilantik merupakan hasil penerapan Manajemen Talenta atau Sistem Informasi Manajemen Talenta (SIMATA), yang menjadi bagian dari implementasi sistem merit dalam pengisian jabatan pimpinan tinggi.
Menurutnya, mekanisme tersebut memastikan setiap pejabat dipilih berdasarkan kompetensi, potensi, rekam jejak, dan kinerja yang terukur melalui sistem digital Badan Kepegawaian Negara (BKN), bukan sekadar proses administratif.
“Penempatan pejabat harus benar-benar berdasarkan kualifikasi, kompetensi, potensi, dan kinerja yang objektif. Dengan begitu, organisasi akan semakin profesional dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” ujar Saidi.
Pelantikan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Banjar Habib Idrus Al Habsyi, Sekretaris Daerah H Yudi Andrea, Asisten Administrasi Umum Rakhmat Dhany, perwakilan Kantor Regional VIII BKN Banjarbaru, para kepala perangkat daerah, serta sejumlah tamu undangan.





