Ribuan Warga Martapura Serentak Hormat, Sang Merah Putih Berkibar di Tengah Lautan Manusia

Jagadmedia.com, BANJAR – Alun-Alun Ratu Zalecha Martapura berubah menjadi lautan manusia pada Senin (17/8/2026) pagi. Ribuan warga dari berbagai kalangan memadati kawasan tersebut untuk menyaksikan langsung Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Bukan sekadar menyaksikan, warga yang berada di sekitar alun-alun turut larut dalam suasana khidmat, terutama ketika prosesi pengibaran Bendera Merah Putih dimulai.

Warga tampak berdiri tegap dan memberikan penghormatan kepada Sang Merah Putih. Pemandangan tersebut juga terlihat dari anak-anak yang datang bersama orang tua mereka. Dengan sikap hormat, mereka mengikuti detik-detik pengibaran bendera yang menjadi salah satu momen paling sakral dalam upacara kemerdekaan.

Suasana itu menjadi gambaran bahwa semangat nasionalisme tidak hanya tumbuh di kalangan orang dewasa, tetapi juga mulai ditanamkan kepada generasi muda sejak dini.

Sejumlah keluarga sengaja datang ke Alun-Alun Ratu Zalecha untuk menyaksikan peringatan hari bersejarah tersebut. Anak-anak terlihat antusias mengikuti jalannya upacara, sementara warga lainnya mengabadikan momen melalui kamera telepon genggam.

Upacara tingkat Kabupaten Banjar tersebut dipimpin langsung Bupati Banjar H. Saidi Mansyur. Rangkaian kegiatan di antaranya pengibaran Bendera Merah Putih, pembacaan Proklamasi, Pancasila, Pembukaan UUD 1945 hingga doa bersama.

Upacara juga diikuti unsur TNI/Polri, Satpol PP, ASN, pelajar, organisasi kemasyarakatan hingga berbagai elemen masyarakat. Ketua TP PKK Kabupaten Banjar, Wakil Bupati Banjar, Sekda, jajaran Forkopimda beserta istri serta sejumlah undangan turut hadir dalam momentum bersejarah tersebut.

Bagi Bupati Banjar H Saidi Mansyur, tingginya partisipasi masyarakat menjadi gambaran bahwa nilai-nilai perjuangan dan kecintaan terhadap bangsa masih tumbuh kuat di tengah masyarakat.

“Alhamdulillah upacara berjalan dengan baik dan masyarakat begitu antusias. Ini menjadi tanda bahwa semangat menghormati jasa para pahlawan dan kecintaan terhadap kemerdekaan masih sangat kuat,” ujar Saidi.

Menurutnya, peringatan kemerdekaan seharusnya tidak berhenti pada seremoni tahunan. Semangat tersebut perlu diwujudkan melalui tindakan nyata, baik dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam mendukung pembangunan daerah.

Saidi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan, memperkuat budaya gotong royong dan mengambil peran sesuai kapasitas masing-masing.

“Pembangunan tidak mungkin hanya dikerjakan pemerintah. Kita membutuhkan kebersamaan dan kolaborasi masyarakat. Apa yang sudah baik kita pertahankan, sedangkan kekurangan harus menjadi evaluasi agar ke depan kita bisa lebih baik,” katanya.

Ia juga menyoroti antusiasme masyarakat yang menggelar berbagai kegiatan di desa dan lingkungan tempat tinggal selama momentum HUT Kemerdekaan. Menurut Saidi, kegiatan seperti perlombaan hingga panjat pinang memiliki makna lebih dari sekadar hiburan.

“Dari kegiatan sederhana di lingkungan masyarakat, kita bisa membangun silaturahmi, kekompakan dan rasa kebersamaan. Itu juga merupakan bagian dari cara kita menjaga semangat kemerdekaan,” tuturnya.

Saidi menegaskan, bentuk perjuangan generasi sekarang berbeda dengan perjuangan para pahlawan di masa lalu. Jika dahulu kemerdekaan diperjuangkan dengan pengorbanan dan perjuangan fisik, maka saat ini kemerdekaan harus diisi melalui karya dan kontribusi positif.

“Sekarang perjuangan kita adalah bagaimana mengisi kemerdekaan dengan karya. Semua orang memiliki kesempatan untuk berkontribusi, tidak hanya pemerintah. Apa pun yang dilakukan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat dan kemajuan daerah, itu adalah bagian dari perjuangan,” tegasnya.

Ia berharap semangat yang terlihat dalam peringatan HUT ke-81 RI dapat terus menjadi energi bersama dalam membangun Kabupaten Banjar.

Saidi menilai pembangunan akan semakin kuat apabila pemerintah dan masyarakat memiliki tujuan yang sama serta saling mendukung dalam menghadapi berbagai tantangan.

“Harapan kita, semangat kemerdekaan ini tidak berhenti hari ini. Mari kita jadikan sebagai dorongan untuk terus berkarya, menjaga persatuan dan bersama-sama membangun Kabupaten Banjar agar semakin maju dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

Antusiasme warga yang berdiri tegap saat Sang Merah Putih dikibarkan menjadi salah satu gambaran kuat semangat kemerdekaan di Martapura. Momentum tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa menghormati perjuangan para pahlawan dan menjaga persatuan merupakan tanggung jawab seluruh generasi.

Dengan semangat “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, peringatan HUT ke-81 RI di Kabupaten Banjar diharapkan tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi menjadi momentum untuk terus memperkuat kebersamaan, menumbuhkan nasionalisme sejak dini, serta memberikan kontribusi terbaik bagi daerah dan bangsa.

Pos terkait