Tak Ingin Petani Karet Merugi, Pambakal Sumber Baru Datangkan Pembeli Langsung dari Perusahaan

  • Whatsapp

Jagadmedia.comz BANJAR – Upaya meningkatkan perekonomian masyarakat terus dilakukan Pemerintah Desa Sumber Baru, Kecamatan Sungai Pinang, Kabupaten Banjar. Salah satunya dengan membuka akses pemasaran karet yang lebih dekat bagi para petani.

Pambakal Desa Sumber Baru, Fahriadi, mendatangkan petugas dari perusahaan PT Bridgestone Kalimantan Plantation untuk melakukan pembelian karet lump secara langsung dari petani di desa setempat.

Langkah tersebut diharapkan dapat memberikan keuntungan lebih bagi petani karena mereka bisa menjual hasil produksi karet secara langsung kepada perusahaan.

“Ini salah satu upaya kami untuk meningkatkan ekonomi petani karet di Desa Sumber Baru. Kami mendatangkan petugas dari perusahaan agar karet lump bisa dibeli langsung dari petani,” ujar Fahriadi saat dikonfirmasi, Minggu (20/9/2026) siang.

Menurutnya, pembelian langsung tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan harga jual karet lump sekaligus menambah penghasilan masyarakat yang selama ini menggantungkan hidup dari perkebunan karet.

“Dengan pembelian langsung ini, kami berharap harga jual karet lump bisa lebih tinggi sehingga penghasilan para petani juga ikut meningkat,” katanya.

Fahriadi menyebutkan, kegiatan pembelian karet lump tersebut telah berjalan sekitar satu bulan. Untuk sementara, mekanisme pembelian dilakukan dalam masa percobaan selama dua minggu sekali.

Selanjutnya, kegiatan pembelian direncanakan berlangsung setiap hari Minggu di Desa Sumber Baru.

Adapun harga karet lump yang dibeli dari petani saat ini berkisar Rp16.500 hingga Rp17.500 per kilogram, tergantung kualitas atau kondisi lump yang dijual.

“Kegiatan ini sudah berjalan kurang lebih satu bulan. Untuk harga sekitar Rp16.500 sampai Rp17.500 per kilogram, tergantung lump yang dijual,” jelas Fahriadi.

Ia berharap pola pembelian langsung dari perusahaan ini dapat terus berjalan dan memberikan manfaat nyata bagi petani karet di Desa Sumber Baru.

Dengan akses pasar yang lebih dekat, petani tidak hanya lebih mudah memasarkan hasil kebunnya, tetapi juga memiliki peluang untuk memperoleh nilai jual yang lebih baik dari hasil kerja mereka.

Pos terkait