Jagadmedia.com, BANJAR – Pergantian pucuk pimpinan di Polres Banjar tidak sekadar menjadi seremoni pergantian jabatan. Di balik beralihnya tongkat komando dari AKBP Dr Fadli kepada AKBP Boni Ariefianto, terdapat harapan agar pelayanan kepolisian dan sinergi lintas sektor yang selama ini terbangun dapat terus berjalan dan semakin kuat.
Harapan tersebut mengemuka dalam acara perpisahan dan penyambutan Kapolres Banjar yang digelar Pemerintah Kabupaten Banjar di Mahligai Sultan Adam lantai 2, Martapura, Jumat (11/9/2026) malam.
AKBP Boni Ariefianto kini resmi dipercaya memimpin Polres Banjar menggantikan AKBP Dr Fadli, yang mendapat penugasan baru sebagai Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus (Wadir Reskrimsus) Polda Sulawesi Tenggara (Sultra).
Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Banjar H Saidi Mansyur, Wakil Bupati Habib Idrus Al Habsyi, unsur Forkopimda, Sekda Banjar H Yudi Andrea, jajaran kepala perangkat daerah serta keluarga besar Polres Banjar.
Bagi AKBP Dr Fadli, perpindahan tugas tersebut bukan sekadar meninggalkan sebuah wilayah kerja. Sekitar satu setengah tahun berada di Kabupaten Banjar membuat dirinya memiliki kedekatan dengan berbagai elemen masyarakat.
Ia mengaku kebersamaan yang terjalin antara kepolisian, pemerintah daerah dan masyarakat menjadi salah satu pengalaman paling berkesan selama menjalankan tugas sebagai Kapolres Banjar.
“Selama saya di sini, banyak hal yang memberikan kesan. Saya melihat kebersamaan antara kepolisian, pemerintah daerah dan masyarakat sangat baik. Karena itu, meninggalkan Banjar tentu ada rasa berat,” tuturnya.
Fadli pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang selama ini memberikan dukungan selama dirinya memimpin Polres Banjar.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila dalam menjalankan tugas terdapat kekurangan maupun kesalahan.
Meski meninggalkan Kabupaten Banjar, Fadli memastikan amanah baru yang diberikan kepadanya di Polda Sultra akan dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Sementara itu, AKBP Boni Ariefianto menegaskan bahwa pergantian pimpinan tidak berarti seluruh program harus dimulai kembali dari awal.
Menurutnya, berbagai hal positif yang telah dibangun selama kepemimpinan Fadli menjadi fondasi yang penting untuk dilanjutkan dan dikembangkan.
“Kami melihat banyak hal positif yang sudah dibangun. Tugas kami bukan mengulang dari awal, tetapi melanjutkan yang sudah baik dan berusaha memberikan yang lebih baik lagi,” ujar Boni.
Bagi Boni, salah satu kunci dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat adalah membangun komunikasi yang kuat dengan seluruh elemen daerah.
Karena itu, ia berkomitmen membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah daerah, Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh agama hingga masyarakat secara luas.
Ia menilai persoalan keamanan tidak dapat diselesaikan hanya oleh kepolisian. Dukungan dan keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan kondisi Kabupaten Banjar yang aman dan kondusif.
“Kami mohon dukungan dan kerja sama semua pihak. Kalau semua bersinergi, berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat akan lebih mudah kita selesaikan bersama,” katanya.
Bupati Banjar H Saidi Mansyur menilai pergantian Kapolres merupakan momentum untuk memperkuat kembali kolaborasi antara pemerintah daerah dan kepolisian.
Ia menyampaikan apresiasi atas kontribusi AKBP Dr Fadli selama bertugas di Kabupaten Banjar. Menurutnya, Fadli tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga terlibat dalam berbagai agenda daerah, termasuk kegiatan keagamaan dan penanganan kebencanaan.
“Selama bertugas di Banjar, banyak kontribusi yang beliau berikan. Kami tentu mengucapkan terima kasih dan mendoakan agar tugas beliau di tempat yang baru berjalan lancar,” ungkap Saidi.
Di sisi lain, Saidi menyambut baik kehadiran AKBP Boni Ariefianto sebagai Kapolres Banjar yang baru.
Ia berharap komunikasi dan sinergi yang selama ini terjalin antara Pemkab Banjar dan Polres Banjar dapat semakin ditingkatkan.
Menurut Saidi, keamanan dan pembangunan daerah memiliki hubungan yang erat. Lingkungan yang aman dan kondusif akan memberikan ruang bagi pemerintah maupun masyarakat untuk menjalankan berbagai aktivitas dan program pembangunan.
“Semoga di bawah kepemimpinan Pak Boni, sinergitas yang sudah terjalin dapat terus diperkuat. Pemerintah daerah tentu siap berkolaborasi dan mendukung langkah-langkah yang bertujuan memberikan rasa aman serta pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkasnya.
Pergantian tersebut akhirnya bukan hanya tentang siapa yang menduduki kursi Kapolres Banjar, melainkan tentang bagaimana kesinambungan pelayanan, komunikasi dan kerja sama yang telah dibangun dapat terus dijaga.
Kini, tantangan tersebut berada di tangan AKBP Boni Ariefianto. Dengan dukungan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat, kepemimpinan baru Polres Banjar diharapkan mampu menghadirkan pelayanan kepolisian yang semakin dekat dengan masyarakat sekaligus menjaga stabilitas keamanan di Bumi Barakat.
