Jagadmedia.com, BANJAR – Keterbatasan sarana latihan menjadi salah satu tantangan dalam mengembangkan olahraga arung jeram. Karena itu, tambahan fasilitas dari Pemerintah Kabupaten Banjar menjadi dorongan baru bagi Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kabupaten Banjar untuk memperkuat pembinaan dan mempersiapkan atlet menghadapi kompetisi.
Melalui Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar), Pemkab Banjar menyerahkan bantuan peralatan arung jeram berupa dua buah perahu karet, 10 helm, 10 dayung, serta 10 pelampung keselamatan (life jacket), Selasa (3/11/2026) sore.
Bantuan tersebut diserahkan langsung Kepala Disbudporapar Kabupaten Banjar, H. Irwan Jaya, kepada Ketua FAJI Kabupaten Banjar, Ahmad Syarif.
Irwan Jaya berharap tambahan fasilitas ini tidak hanya dimanfaatkan sebagai perlengkapan latihan, tetapi juga menjadi pemacu semangat atlet untuk lebih serius mengembangkan kemampuan.
Menurutnya, pembinaan olahraga membutuhkan dukungan berbagai aspek, termasuk ketersediaan peralatan yang memadai. Dengan fasilitas tersebut, atlet arung jeram Kabupaten Banjar diharapkan memiliki kesempatan lebih baik untuk meningkatkan kualitas latihan.
“Pemerintah daerah tentu berharap bantuan ini benar-benar dimanfaatkan untuk kepentingan pembinaan. Kami ingin para atlet semakin bersemangat, rutin berlatih, dan mampu menunjukkan perkembangan prestasi yang membanggakan bagi Kabupaten Banjar,” ujarnya.
Ia juga berharap cabang olahraga arung jeram terus berkembang dan mampu melahirkan atlet potensial yang dapat bersaing dalam berbagai kejuaraan.
Sementara itu, Ketua FAJI Kabupaten Banjar, Ahmad Syarif, menyambut baik perhatian pemerintah daerah tersebut. Ia menilai tambahan peralatan ini menjadi dukungan penting bagi pengurus dalam meningkatkan kualitas pembinaan sekaligus memperluas kesempatan atlet untuk berlatih.
Ahmad menyebut, kelengkapan peralatan merupakan kebutuhan mendasar dalam olahraga arung jeram, terlebih cabang olahraga ini membutuhkan sarana khusus yang memenuhi aspek keselamatan dan menunjang kemampuan atlet.
“Kami sangat bersyukur atas bantuan ini. Dua perahu karet beserta perlengkapan pendukungnya tentu akan sangat membantu aktivitas FAJI, terutama dalam memaksimalkan program latihan. Ini menjadi tambahan energi bagi kami untuk terus membina atlet dan mengembangkan olahraga arung jeram di Kabupaten Banjar,” tuturnya.
Ia pun menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Banjar, khususnya Disbudporapar, yang telah memberikan perhatian nyata terhadap kebutuhan cabang olahraga arung jeram.
“Terima kasih sebesar-besarnya kepada Pemkab Banjar melalui Disbudporapar atas dukungan yang diberikan. Bantuan ini menjadi bukti bahwa perjuangan atlet dan pengurus dalam membangun olahraga arung jeram mendapat perhatian. Kami akan menjaga dan memanfaatkan fasilitas tersebut sebaik mungkin agar memberikan manfaat jangka panjang,” ungkap Ahmad.
Lebih lanjut, ia berharap dukungan terhadap FAJI tidak berhenti pada pengadaan fasilitas, tetapi juga terus berlanjut dalam bentuk perhatian terhadap pembinaan dan pengembangan atlet.
Menurutnya, prestasi tidak bisa diraih secara instan. Diperlukan latihan berkelanjutan, kedisiplinan, kesiapan fisik, serta dukungan sarana dan prasarana agar atlet mampu bersaing dengan daerah lain.
Dengan tambahan fasilitas tersebut, FAJI Kabupaten Banjar bertekad meningkatkan kualitas pembinaan dan mempersiapkan atlet agar mampu menorehkan prestasi di berbagai ajang olahraga, sekaligus membawa nama Kabupaten Banjar semakin dikenal melalui cabang olahraga arung jeram.
