Jagadmedia.com, BANJAR – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XLIX Tingkat Kabupaten Banjar Syi’aril Islam 2026 resmi ditutup di halaman Kantor Kecamatan Martapura Timur, Selasa (4/8/2026) malam. Di balik penetapan para juara, Pemerintah Kabupaten Banjar menegaskan bahwa esensi MTQ jauh lebih besar daripada sekadar perlombaan.
Wakil Bupati Banjar, Habib Idrus Al Habsyi, mengatakan MTQ merupakan sarana menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sekaligus mencetak generasi yang mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.
“Ini adalah bentuk nyata kecintaan terhadap Al-Qur’an. Semoga Allah SWT membalas setiap jerih payah seluruh panitia, peserta, dewan hakim, dan semua pihak yang telah menyukseskan kegiatan ini dengan pahala yang berlipat ganda,” ujarnya.
Menurut Habib Idrus, antusiasme kafilah dari seluruh kecamatan menunjukkan semangat syiar Islam di Kabupaten Banjar terus berkembang. Ia berharap para peserta tidak berhenti belajar setelah kompetisi usai.
Kepada para juara, ia berpesan agar prestasi di tingkat kabupaten dijadikan motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan hingga mampu mengharumkan nama Kabupaten Banjar di tingkat yang lebih tinggi.
“Pencapaian ini jangan berhenti di sini. Jadikan sebagai batu loncatan untuk meraih prestasi yang lebih tinggi. Jadilah duta Al-Qur’an yang membanggakan keluarga dan Kabupaten Banjar,” pesannya.
Sementara bagi peserta yang belum berhasil meraih prestasi terbaik, Habib Idrus meminta agar tidak berkecil hati. Menurutnya, keberanian mengikuti MTQ merupakan langkah penting dalam proses belajar dan mengembangkan kemampuan.
“Teruslah berlatih dan belajar. Yakinlah bahwa usaha yang ikhlas tidak akan pernah sia-sia,” katanya.
Pada kesempatan itu, Ketua Panitia Pelaksana M. Sonwani Agus mengapresiasi seluruh peserta yang telah menjunjung tinggi sportivitas selama pelaksanaan MTQ. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Banjar, khususnya Bupati dan Wakil Bupati Banjar, atas dukungan anggaran, koordinasi, fasilitasi, dan pendampingan sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan aman dan lancar.
Dalam penutupan tersebut, Kecamatan Martapura Timur ditetapkan sebagai juara umum MTQ Nasional XLIX Tingkat Kabupaten Banjar setelah mengumpulkan 220 poin. Atas prestasi itu, kafilah tuan rumah berhak membawa pulang piala bergilir dan uang pembinaan sebesar Rp25 juta.
Panitia juga mengumumkan peraih penghargaan individu. Gelar juara umum perorangan putra diraih Zainuddin Zuhri dari Kecamatan Beruntung Baru, sedangkan juara umum perorangan putri diraih Dina Andriani dari Kecamatan Martapura Timur.
Sementara penghargaan juara favorit diberikan kepada Ramadan Nazwa dari Kecamatan Sambung Makmur. Ketiganya menerima uang pembinaan serta hadiah paket umrah.
Sebagai penutup rangkaian MTQ tahun ini, panitia mengumumkan Kecamatan Aranio dipercaya menjadi tuan rumah MTQ Nasional Tingkat Kabupaten Banjar ke-50 pada 2027. Penetapan tersebut menjadi awal estafet penyelenggaraan syiar Al-Qur’an yang diharapkan semakin memperkuat semangat masyarakat dalam mempelajari dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an.








