Festival UMKM Pekauman Ulu Dorong Ekonomi Lokal, 30 Tenant Ramaikan HUT ke-81 RI

Jagadmedia.com, BANJAR — Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Pekauman Ulu, Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar, tidak hanya diisi dengan berbagai kegiatan hiburan dan perlombaan. Pemerintah Desa Pekauman Ulu juga memberikan ruang bagi pelaku usaha lokal melalui Festival Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Festival yang dipusatkan di kawasan Pasar Wadai Desa Pekauman Ulu tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Sebanyak 30 tenant UMKM ikut ambil bagian dengan menawarkan beragam produk makanan dan olahan kepada warga yang datang.

Pambakal Desa Pekauman Ulu, Bima Satria, mengatakan Festival UMKM digelar sebagai bentuk dukungan pemerintah desa terhadap pelaku usaha lokal sekaligus upaya mendorong perputaran ekonomi masyarakat.

“Festival UMKM ini kami adakan untuk membantu dan memajukan UMKM yang ada di Desa Pekauman Ulu,” ujar Bima.

Menurutnya, pelaksanaan Festival UMKM tahun ini menunjukkan perkembangan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada pelaksanaan perdana, pemerintah desa menyediakan sekitar 20 tenant. Tahun ini jumlah tersebut ditambah menjadi 30 tenant.

“Alhamdulillah tahun ini meningkat. Dari tahun kemarin 20 tenant, sekarang kami naikkan menjadi 30. Mudah-mudahan tahun depan bisa kami tambah lagi,” katanya.

Bima menegaskan, seluruh peserta yang mengikuti festival merupakan pelaku UMKM asli Desa Pekauman Ulu.

Kebijakan tersebut sekaligus menjadi bentuk komitmen pemerintah desa untuk memberikan prioritas kepada pelaku usaha lokal.

“Pesertanya murni asli Pekauman Ulu,” tegasnya.

Ia memperkirakan kegiatan tersebut mampu menciptakan perputaran ekonomi hingga puluhan juta rupiah.

Pasalnya, para pelaku UMKM telah mempersiapkan berbagai produk untuk dipasarkan sejak pagi hingga sore hari.

Festival UMKM berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 18.00 WITA dan menjadi salah satu rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Desa Pekauman Ulu.

Selain Festival UMKM, rangkaian kegiatan juga diawali dengan gerak jalan santai, dilanjutkan senam Zumba, kemudian Festival UMKM dan berbagai perlombaan khas 17 Agustus pada sore hari.

Antusiasme warga pun terlihat sangat tinggi. Masyarakat tidak hanya datang untuk berbelanja produk UMKM, tetapi juga ikut memeriahkan berbagai kegiatan yang disiapkan pemerintah desa.

“Alhamdulillah antusiasme warga bisa kita lihat sendiri. Bisa dibilang membeludak untuk pembeli yang datang. Mudah-mudahan tahun-tahun selanjutnya juga seperti ini,” ungkap Bima.

Meski pemerintah desa tidak melakukan pendataan khusus terhadap jumlah pengunjung, Bima memperkirakan masyarakat yang hadir sepanjang kegiatan mencapai ribuan orang.

Festival UMKM Pekauman Ulu tahun ini merupakan pelaksanaan yang kedua. Melihat respons positif masyarakat, pemerintah desa berencana menjadikannya sebagai agenda rutin setiap tahun.

“Insya Allah setiap tahun akan kami laksanakan. Mudah-mudahan tahun depan kami bisa berkolaborasi dengan pemerintah kabupaten dan menghadirkan Bapak Bupati langsung untuk datang ke sini,” harapnya.

Bima juga berharap Festival UMKM Pekauman Ulu ke depan tidak hanya menjadi kegiatan di tingkat desa. Ia ingin kegiatan tersebut mendapat perhatian dan dukungan Pemerintah Kabupaten Banjar sehingga berpotensi dikembangkan menjadi salah satu agenda tahunan di tingkat kabupaten.

Sementara itu, salah satu peserta festival, Ani Wahyuni, menyambut positif kegiatan tersebut. Pemilik rumah produksi Hapuk 23 itu membawa sejumlah produk olahan seperti roti, bakpia dan pisang bolen untuk dipasarkan kepada pengunjung.

Menurut Ani, kegiatan seperti Festival UMKM memberikan kesempatan bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan produk sekaligus memperluas pemasaran.

“Kegiatan ini sangat bagus untuk mengembangkan UMKM daerah Pekauman Ulu. Mudah-mudahan acara-acara seperti ini ke depannya bisa dilaksanakan dalam setahun dua atau tiga kali,” ujarnya.

Ia berharap semakin sering kegiatan serupa digelar, semakin banyak pula pelaku UMKM di Desa Pekauman Ulu yang mendapatkan ruang untuk memasarkan produknya.

“Semoga para pembuat kue atau UMKM yang ada di Pekauman semakin maju,” pungkasnya.

Pos terkait